Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Terkendala Biaya Operasional, Koleksi Spesimen Herbarium Manokwariese Terancam Rusak

Jumat, 03 Juni 2022 - 16:47:00 WIB
Terkendala Biaya Operasional, Koleksi Spesimen Herbarium Manokwariese Terancam Rusak
Sekretaris Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Universitas Papua Elieser Sirami memperlihatkan spesimen tumbuhan koleksi Herbarium Manokwariese di Kota Manokwari, Papua Barat. 9Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

MANOKWARI, iNews.id - Koleksi awetan spesimentumbuhan di Herbarium Manokwariese di Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat terancam rusak. Koleksi awetan tersebut dikelola oleh Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Universitas Papua.

Sekretaris Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Universitas Papua (UNIPA) Elieser Sirami mengatakan, kendala yang dialami mengenai biaya operasional perawatan.

"Selaku pengelola Herbarium Manokwariese kami kewalahan karena minimnya (ketersediaan) biaya operasional untuk perawatan," ujar Elieser di Manokwari, Papua Barat, Jumat (3/6/2022).

Dia menjelaskan, Herbarium Manokwariese sejak 1950 mengoleksi 21.000 spesimen tumbuhan di Tanah Papua dan sebagian koleksi herbarium merupakan spesimen tumbuhan dari 1950 hingga 1960-an.

"Untuk selamatkan 3.000 spesimen dengan kode BW (Bozwezen) Nederland Nieuw Guinea atau koleksi Tahun 1950-1960-an dari zaman Belanda, kami hanya bisa merawatnya dengan sistem pendinginan manual," ucapnya.

Menurutnya, Herbarium Manokwariese juga belum memiliki cukup petugas untuk perawatan dan pencatatan koleksi tumbuhan di Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Universitas Papua secara berkala.

"Saat ini hanya satu orang tenaga pengelola Herbarium Manokwariese, sehingga kami benar-benar kesulitan untuk melakukan perawatan ribuan spesimen," katanya.

Teknisi Herbarium Manokwariese Filep Mambor menyampaikan, koleksi Herbarium Manokwariese mencakup spesimen tumbuhan dari ahli botani pada zaman penjajahan Belanda sampai peneliti-peneliti botani masa ini.

"Herbarium Manokwariese sejak 1959 sudah terkenal di tingkat internasional," ucapnya

Koleksi spesimen Herbarium Manokwariese, lanjut dia dijadikan sebagai salah satu acuan dalam penamaan spesies tumbuhan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut