Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Sweeping di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, TNI Gagalkan Penyelundupan Ganja

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 06:50:00 WIB
Sweeping di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini, TNI Gagalkan Penyelundupan Ganja
Satgas Pamtas menggagalkan penyelundupan lima paket ganja seberat 750 gram di perbatasan Indonesia-Papua Nugini. (Foto: Pendam XVII Cenderawasih)
Advertisement . Scroll to see content

KEEROM, iNews.id - Anggota TNI yang sedang melakukan sweeping di perbatasan Indonesia-Papua Nugini menggagalkan penyelundupan ganja. Lima paket ganja seberat 750 gram diamankan dari seorang pelintas perbatasan.

Sweeping yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) itu terjadi di perbatasan antarnegara di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Jumat (22/10/2021).

"Sweeping rutin ini dipimpin Danpos Skofro Letda Inf. Davit Ginting beserta anggota Pos Skofro Lama," kata Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf. Muhammad Erfani di Keerom, Sabtu (23/10/2021).

Erfani menjelaskan, anggota TNI yang melakukan sweeping menangkap pelaku saat melintas di depan pos dengan berjalan kaki dari arah Papua Nugini menuju Kampung Waris.

Setelah diperiksa, ditemukan lima bungkus daun ganja kering yang disimpan di dalam tas ransel warna hitam. Pelaku mengaku ganja tersebut didapat dari warga Papua Nugini.

"Ganja tersebut akan dijual kembali di Abepura, Kota Jayapura," kata Erfani.

Dia menambahkan, personel TNI rutin melakukan sweeping dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan antarnegara.

Namun sweeping itu juga bertujuan untuk mencegah peredaran serta keluar-masuknya barang-barang ilegal dari dan ke wilayah Indonesia.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut