Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Sopir Truk Hilang gegara Isu Penculikan Anak di Yalimo Ternyata Dibuang ke Sungai

Senin, 06 Maret 2023 - 17:32:00 WIB
Sopir Truk Hilang gegara Isu Penculikan Anak di Yalimo Ternyata Dibuang ke Sungai
Kapolres Jayapura AKBP Fredrick Maclarimboen (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, pelaku YW dan SP ditangkap pada 1 Maret 2023 oleh Timsus Polres Jayapura di Distrik Airu. Sementara YK diamankan di BTN Harmoni Sentani pada 2 Maret. Lalu DH yang sebelumnya dinyatakan masuk dalam daftar orang pencarian telah menyerahkan diri diantar keluarganya di Distrik Airu.

"Kronologi kejadian pengeroyokan ini berawal dari kasus pengadangan dan perusakan lima truk oleh warga saat melintas di Kampung Malili, Distrik Benawa, Kabupaten Yalimo," ujarnya.

Kelima sopir truk yakni Hendri, Nanda, Dahlan, Toberson Sinaga dan Hanas. Karena takut akhirnya mereka lari menyelamatkan diri.

Hanas berlari ke hutan dan tiba di Kamp PT Yasa Distrik Airu, berjarak 30 kilometer dari Kampung Malili. Saat tiba di kamp, korban bertemu dengan pelaku YW dan DH yang sebelumnya telah mendapat informasi via telepon seluler jika korban merupakan komplotan penculikan anak.

Kemudian kedua pelaku menganiaya korban hingga tak lama kemudian datang pelaku lainnya yakni SP dan YK. Mereka ikut mengeroyok korban.

Dalam kondisi sudah tidak berdaya, korban dibawah pelaku YK ke Jembatan Meteor dan ditikam menggunakan pisau. Selanjutnya pelaku melempar korban ke Sungai Mamberamo, sedangkan pelaku SP dan DH memantau situasi.

Atas perbuatannya, keempat pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Untuk mengantisipasi penyebaran isu hoaks penculikan anak, polisi akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut