Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Marak Isu Penculikan Anak, Polda Papua Pastikan Belum Ada Kasus dan Laporan

Kamis, 02 Maret 2023 - 18:13:00 WIB
Marak Isu Penculikan Anak, Polda Papua Pastikan Belum Ada Kasus dan Laporan
Dirkrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani. (Foto: Humas Polda Papua)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Polda Papua menegaskan sejauh ini tidak ada laporan terkait kasus penculikan anak di seluruh Polres jajaran. Isu tersebut marak di Papua akhir-akhir ini dan meresahkan masyarakat hingga memicu timbulnya konflik yang menelan korban.

Hal ini disampaikan Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua Kombes Pol Faizal Ramadhani menanggapi isu penculikan anak tersebut.

“Kami belum menerima adanya laporan pengaduan masyarakat tentang anak yang diculik. Hasil penyelidikan kami juga belum ada kasus penculikan anak yang dibuktikan dengan adanya bukti-bukti sah. Seperti adanya, korban, pelaku hingga proses penyidikan tindak pidana penculikan anak yang pemberkasannya dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya, Kamis (2/3/2023).

Artinya, informasi penculikan anak masih berkisaran di tengah-tengah masyarakat namun belum dapat dibuktikan kebenarannya.

Kombes Faizal mengajak masyarakat agar masyarakat menghubungi petugas apabila mendapat informasi yang belum benar kepastian.

“Apabila jika ada kasus penculikan anak, kami berharap agar dapat menyerahkan kepada polisi untuk diproses. Bukan berarti langsung main hakim sendiri karena nantinya dapat menimbulkan masalah baru yang akan merugikan kita semua,” katanya.

Lanjutnya, apabila ada hal-hal yang mencurigakan terkait dengan kasus penculikan anak agar dapat melaporkan kepada aparat untuk ditindaklanjuti.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut