JAKARTA, iNews.id - Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua yang semakin kondusif pascakerusuhan pada 22 September 2019 lalu, membuat sebagian besar warga pendatang yang masih tinggal di pos-pos pengungsian ingin segera kembali ke rumah asalnya di kota tersebut.
Direktur Eksekutif Freedom Institute, Rizal Mallarangeng meyakini, warga pendatang yang sudah lama menetap di Wamena akan kembali.
PWNU Jatim Siap Tampung Anak-Anak Pengungsi Wamena di Pesantren
“Saya yakin, warga pendatang yang sudah lama tinggal di Wamena, dan sudah menjadi warga lokal akan kembali ke Wamena. Karena selama ini, hubungan antara mereka dengan warga asli sudah sangat kondusif," ujar Rizal dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Jumat (4/10/2019).
Menurut Rizal, interaksi kehidupan antara warga pendatang dan warga asli Papua sudah berjalan lama. Interaksi yang berjalan harmonis itu harus diciptakan kembali agar tidak ada perpecahan.
Disambut Khofifah, Begini Kisah 121 Pengungsi Wamena asal Jawa Timur
“Keharmonisan hidup berdampingan antara siapa pun yang tinggal di Bumi Cendrawasih sudah terpupuk dari dulu hingga sekarang. Karenanya, adanya hoaks dan isu rasisme sangat disayangkan terjadi. Jadi jika ada kerusuhan seperti kemarin maka itu pasti diciptakan oleh pihak lain yang ingin memecah belah," kata Rizal.