Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penculikan Anak di Kutai Timur Kaltim: Pelaku Ditangkap, Korban Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mahfud MD soal Kerusuhan Wamena, Niat Menolong Anak Berujung Petaka gegara Hoaks

Selasa, 28 Februari 2023 - 18:04:00 WIB
Cerita Mahfud MD soal Kerusuhan Wamena, Niat Menolong Anak Berujung Petaka gegara Hoaks
Suasana saat terjadinya aksi massa memicu kerusuhan di Wamena gegara hoaks penculikan anak. (Foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kerusuhan Wamena menewaskan 12 orang akibat hoakspenculikan anak. Peristiwa ini terjadi di Sinakma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Kamis (23/2/2023).

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyakini peristiwa yang terjadi  murni akibat sebaran hoaks atau berita bohong. 

"Saudara, penting ini bersatu untuk Indonesia. Karena sekarang ini kebersatuan kita itu di sana-sini masih sering terancam, terutama oleh hoaks. Itu yang terjadi tiga hari lalu di Papua itu, itu kan hoaks saja itu," ujar Mahfud dalam acara 'Cangkrukan Menko Polhukam-Tertib di Tahun Politik Menuju Indonesia Maju' di Surabaya yang disiarkan langsung melalui YouTube Kemenko Polhukam dikutip Selasa (28/2/2023).

Mahfud bercerita, kronologi kejadian sebelum kericuhan. Awalnya ada dua orang menggunakan mobil dan melihat anak kecil di pinggir jalan. Mereka pikir ada itu tersesat sehingga menawarkan tumpangan untuk mengantarkannya. 

"Ada orang lewat, bawa mobil, terus ada anak kecil di pinggir jalan. Dikira anak kesasar, mau diajak ditolong. Nak-nak ayo gabung ke sini, kamu mau ke mana, mau diantar. Anak itu lari," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut