Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Sensasi Rasa Ulat Sagu Khas Papua, Makanan Ekstrem Bikin Bulu Kuduk Merinding

Sabtu, 19 November 2022 - 14:26:00 WIB
Sensasi Rasa Ulat Sagu Khas Papua, Makanan Ekstrem Bikin Bulu Kuduk Merinding
Ulat sagu Papua, makanan ekstrem yang punya rasa pecah di lidah. (Foto : Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ulat sagu merupakan salah satu makanan asli Papua. Makanan ini biasa dikonsumsi masyarakat Suku Kamoro yang tinggal di wilayah pesisir selatan Papua, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Bagi yang tidak biasa, tentu awalnya akan terlihat menjijikkan. Apalagi saat melihat bentuk ulat yang berkumpul dalam satu wadah dan masih bergerak-gerak. Tentunya ini akan membuat bulu kudukmerinding bahkan terngiang-ngiang.

Tetapi ternyata, makanan ekstrem ini kaya akan protein tinggi dan cocok disantap bagi penderita diabetes. Makanan ini rendah serat dan bisa dimakan secara langsung atau hidup-hidup maupun dengan cara digoreng atau disate. 

Ulat Sagu ini biasanya berasal dari pohon sagu yang dipotong dan dibiarkan membusuk. Dalam budaya Papua, ulat sagu ini menjadi unsur penting dalam ritual perayaan Suku Asmat.

Sebuah ritual makanan disiapkan Suku Kamoro dalam pemberian nama anak laki-laki mereka. Ritual makanan ini terdiri atas campuran tepung sagu dengan siput atau kerang jenis tertentu dan ulat sagu yang dibungkus dalam kemasan daun sagu berukuran panjang.

Laporan penelitian menyebutkan larva dari kumbang merah kelapa (Rhynchophorus ferrugenesis) yang kerap bertelur di pucuk pohon sagu berprotein 9,34 persen atau hampir separuh dari daging merah yang mencapai 28 gram lebih protein per 100 gram konsumsi.

Selain itu, santapan khas Papua itu juga mengandung beberapa asam amino esensial, seperti asam aspartat (1,84 persen), asam glutamat (2,72 persen), tirosin (1,87 persen), lisin (1,97 persen) dan methionin (1,07 persen).

Rasa ulat sagu disebut mirip dengan sensasi menyantap potongan lemak daging sapi namun dengan semburat rasa gurih yang lebih kuat. Sajiannya disarankan dengan cara dibakar biar lebih sedap di mulut.

Harga ulat sagu di sejumlah lokasi kuliner di Papua dibanderol Rp45.000 hingga Rp50.000 per 25 ekor. Itulah santapan ekstrem ulat sagu asal Papua, berani mencobanya?

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut