Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Rekam Jejak Abubakar Kogoya Pentolan KKB yang Ditembak Mati, Pernah Bunuh WNA Karyawan Freeport

Sabtu, 06 April 2024 - 12:53:00 WIB
Rekam Jejak Abubakar Kogoya Pentolan KKB yang Ditembak Mati, Pernah Bunuh WNA Karyawan Freeport
Pasukan gabungan TNI-Polri menembak Abubakar Kogoya salah satu pentolan KKB bersama rekannya Damianus Magay alias Natan Wanimbo dalam baku tembak di Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Abubakar Kogoya salah satu pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ditembak mati pasukan gabungan TNI - Polri. Pentolan KKB tersebut tewas bersama rekannya Damianus Magay alias Natan Wanimbo dalam baku tembak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (4/4/2024).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan) Kolonel Czi Ign Suriastawa mengatakan, Abubakar Kogoya punya rekam jejak kejahatan dengan rentetan aksi kriminal yang mengganggu keamanan di Bumi Papua dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan tak jarang aksinya menyebabkan jatuh korban di pihak masyarakat sipil hingga aparat keamanan.

Pada 21 Oktober 2017, Abubakar Kogoya tercatat dalam laporan polisi (LP) terlibat penembakan terhadap dua anggota Brimob bernama Bharada Almin dan Brigadir Mufadol di Mile 69 Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Aksi tersebut diulangi lagi di lokasi yang sama tanggal 14 November 2017. Dia terlibat dalam penembakan mobil LWB nomor lambung 01-4887.

Selanjutnya Polres Mimika menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap Abubakar Kogoya. Kemudian pada tanggal 30 Maret 2020, dia terlibat kembali dalam penembakan di Gedung OB-1 Alun-Alun Kuala Kencana, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

"Penembakan ini menyebabkan seorang warga negara asing (WNA) bernama Graeme Thomas Wall meninggal dunia dan 2 karyawan mengalami luka tembak," ujarnya, Sabtu (6/4/2024).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut