Puncak Jaya Mencekam usai 3 Anggota KKB OPM Ditembak Mati, Mobil TNI-Polri Dibakar
"Penindakan terhadap gerombolan OPM ini diawali dengan terdeteksi keberadaan salah satu OPM Teranus Enumbi bersama beberapa anggotanya memasuki permukiman warga," ujar Candra, Rabu (17/7/2024).
Menurutnya, gerombolan OPM Teranus Enumbi dikenal kejam dan sadis menyerang, menembak dan membunuh masyarakat sipil serta aparat keamanan. Untuk Teranus Enumbi, telah masuk dalam DPO polisi terkait tindak pidana penyerangan aparat keamanan pada 2018.
"Aparat TNI Polri akan terus berupaya menjaga stabilitas wilayah dengan terus melindungi dan melayani masyarakat. Sekaligus penegakan hukum tetap ditegakkan, khususnya dari gangguan OPM," katanya.
Penindakan ini dilakukan aparat TNI dari personel Satgas Yonif RK 753/AVT, Satgas Elang IV dan Satgas Mandala IV. Dalam pengungkapan ini diamankan satu buah senjata api rakitan dan sebuah bendera bintang kejora.
Identitas ketiga OPM yang dilumpuhkan yakni bernama Sonda Wanimbo (33) meninggal dengan luka tembak pada bagian dada kanan dan tangan sebelah kiri. Kemudian Yotenus Wonda (41) meninggal dengan luka tembak pada bagian dada. Selanjutnya Dominus Wonda (36) meninggal dengan luka tembak pada pelipis kanan.
Salah satu dari tiga anggota OPM yang ditembak diduga Kepala Kampung Porbalo, Distrik Dokome, Kabupaten Puncak Jaya.
Editor: Donald Karouw