Prajurit Melarikan Diri Bawa Senjata Serbu dengan Kaliber Standar NATO
Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga, membenarkan kaburnya Prada Yotam Bugiangge. Dia membawa senjata api laras panjang setelah menerima telepon dari seseorang.
"Saat ini kami sedang dalam proses pencarian terhadap yang bersangkutan," kata Kolonel Aqsha di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (18/12/2021) malam.
Prajurit TNI melarikan diri sejak Jumat (17/12/2021). Dugaan sementara yang bersangkutan melarikan diri ke wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
"Dia pas lagi mau pergantian jaga menerima telepon dan setelah itu melarikan diri. Jadi informasi dari anggota kita, dia terlihat terburu-buru, tapi tidak tahu ada masalah apa," katanya.
Untuk motifnya belum diketahui, namun TNI akan memberikan sanksi tegas terhadap personelnya yang melarikan diri tersebut, apalagi membawa senjata api jenis senapan serbu.
Dalam kurun waktu empat bulan terakhir dilaporkan sudah ada tiga anggota TNI AD di Papua yang melarikan diri. Dua di antaranya bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Editor: Andi Mohammad Ikhbal