Prajurit Melarikan Diri Bawa Senjata Serbu dengan Kaliber Standar NATO
JAYAPURA, iNews.id - Prajurit TNI melarikan diri di Papua membawa senapan serbu SS2-V1. Senjata tersebut memiliki amunisi standar NATO.
Oknum ini atas nama Prada Yotam Bugiangge. Dia bertugas di Kompi Senapan (Kipan) C Senggi. Motif oknum ini melarikan diri masih didalami Kodam XVII Cenderawasih.
Berdasarkan situs resmi PT Pindad, sebagai produsen senapan serbu SS2-V1, disebutkan senapan mematikan ini memiliki peluru kaliber standar NATO, yakni 5.56 mm.
SS2-V1 merupakan varian pertama dari keluarga SS2 dengan panjang laras 460 mm. Senjata ini disebut sangat efektif mengenai target hingga sejauh 400 meter.
Salah satu fitur SS2 adalah charging handle yang akan tertarik ke belakang saat peluru telah habis, pengguna hanya perlu mengganti magazine, kemudian menekan tombol bolt-catch tanpa mengokang, dan senjata pun akan kembali siap untuk ditembakan.