Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Anggota KKB Anak Buah Apen Kobogau Ditangkap di Intan Jaya, Begini Sepak Terjangnya
Advertisement . Scroll to see content

Posisi Pilot Susi Air Disandera KKB Belum Terdeteksi, Satgas: Tak Ada Batas Waktu Penyelamatan

Jumat, 10 Maret 2023 - 09:11:00 WIB
Posisi Pilot Susi Air Disandera KKB Belum Terdeteksi, Satgas: Tak Ada Batas Waktu Penyelamatan
Komandan Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Rahmadani. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Komandan Satgas Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Rahmadani, mengakui posisi pilot Susi Air, Philip Mark Mahrtens, yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya belum terdeteksi. Sebab, KKB diduga senantiasa membawa sandera berpindah-pindah.

Dia mengatakan, hingga saat ini Satgas Damai Cartenz masih terus melakukan pencarian. Upaya penyelamatan juga dilakukan tanpa batas waktu yang ditentukan.

"Tidak ada batas waktu untuk membebaskan sandera karena semuanya harus matang guna meminimalisasi jatuhnya korban, baik di masyarakat maupun aparat keamanan," ujar Faizal, Jumat (10/3/2023).

Dia pun menyatakan tidak ada penambahan personel untuk proses pencarian warga negara (WN) Selandia Baru tersebut. Kendati, proses pencarian diperluas hingga ke Kabupaten Lanny Jaya.

"Pencarian terhadap pilot Philip terus dilakukan dan diperluas termasuk dilakukan di Kabupaten Lanny Jaya," tutur Faizal.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan apa saja yang menjadi kendala untuk mengevakuasi pilot asal Selandia Baru tersebut. Salah satunya, karena pelaku penyanderaan kerap berpindah-pindah, dan menyatu dengan masyarakat.

Hal tersebut, membuat pihaknya harus berhati-hati dalam melakukan tindakan. Prajurit harus dapat membedakan antara masyarakat sipil dan anggota KKB.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut