Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Berhasil Identifikasi 11 Anggota KKB yang Serang Pekerja Jalan Trans Papua Barat

Kamis, 06 Oktober 2022 - 17:21:00 WIB
Polisi Berhasil Identifikasi 11 Anggota KKB yang Serang Pekerja Jalan Trans Papua Barat
Anggota KKB yang diduga membantai pekerja Jalan Trans Papua Barat di perbatasan Bintuni-Maybrat, dua di antaranya tampak masih anak di bawah umur. (Foto: Chanry AS)
Advertisement . Scroll to see content

MANOKWARI, iNews.id -Ditreskrimum Polda Papua Barat berhasil mengidentifikasi 11 orang terduga anggota KKB yang menyerang 14 pekerja proyek pembangunan Jalan Trans Papua Barat rute Bintuni-Maybrat pada Kamis (29/9/2022) lalu. Para terduga pelaku teridentifikasi berkat gambar dan video yang disebar usai penyerangan terjadi.

"Dari gambar dan video yang beredar, kita mencocokkan dengan keterangan saksi korban maupun warga sekitar lokasi kejadian. Identitas 11 orang terduga pelaku sudah diketahui," kata Dirreskrimum Polda Papua Barat Kombes Novia Jaya, Kamis (6/10/2022).

Dari hasil identifikasi, lanjut Novia, diduga kuat pelaku penyerangan terhadap 14 orang pekerja proyek pembangunan Jalan Trans Papua Barat itu merupakan jaringan KKB Maybrat yang pernah menyerang Posramil TNI di Kampung Kisor, Maybrat, pada September 2021 lalu.

"Dari 11 terduga pelaku, ada salah satu DPO Maybrat berinisial MM. Sementara terduga pelaku lainnya merupakan kelompok baru di wilayah Moskona Kabupaten Teluk Bintuni. MM diduga kuat menjadi otak di balik aksi penyerangan 14 pekerja proyek jalan," katanya.

Novia Jaya menambahkan Polda Papua Barat akan segera melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka berikut daftar pencarian orang (DPO) terhadap 11 orang anggota KKB tersebut untuk disebar di seluruh wilayahnya Provinsi Papua Barat.

Ia juga menyatakan satu orang pekerja yang menjadi korban serangan KKB dengan luka tembak cukup parah sedang menjalani pengobatan di rumah sakit Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut