Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Pj Gubernur Papua Pegunungan Sebut Senjata KKB Bukan dari Luar Negeri tapi Rampasan Milik TNI

Senin, 29 Mei 2023 - 16:12:00 WIB
Pj Gubernur Papua Pegunungan Sebut Senjata KKB Bukan dari Luar Negeri tapi Rampasan Milik TNI
Kelompok Separatis Teroris (KST) atau dikenal Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB). (Foto: Twitter).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelompok Separatis Teroris (KST) atau dikenal Kelompok KriminalBbersenjata (KKB) tidak mendapatkan sokongan atau pasokan senjata dari luar negeri atau pihak asing. KKB selama ini diyakini mendapatkan senjata dari rampasan milik TNI dan Polri.

Pernyataan itu disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo usai menghadiri Pengukuhan enam anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (29/5/2023).

“Itu hasil dari perampasan saja senjata-senjata itu, hasil perampasan dari TNI, menembak TNI. Seperti itu,” ujar Nikolaus.

Menurutnya, tidak mudah menyelundupkan senjata dari luar negeri masuk ke Indonesia. “Kita punya keamanan, pemerintahan, kan tidak sembarangan (senjata ilegal) masuk ke negara kita. Tidak sembarang barang-barang ilegal (bisa masuk), pasti ada seleksi (pengawasan) yang baik,” ucapnya.

Diketahui enam kabupaten di Papua ditetapkan sebagai wilayah rawan atau zona merah KKB/KST, yakni Nduga, Yahukimo dan Pegunungan Bintang masuk wilayah Provinsi Papua Pegunungan. 

Tiga lainnya, yaitu Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya berada di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut