JAYAPURA, iNews.id - Masyarakat di Papua diminta menunda kehamilan mereka untuk sementara waktu selama masa pandemi virus corona. Sebab ada risiko bagi ibu dan janin tertular Covid-19.
Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Charles Brabar mengatakan, risiko ibu hamil tertular virus corona besar karena mereka kerap mendatangi fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau puskesmas.
Bukan karena Corona, Keluarga Minta Jenazah Pasien RSUD Yowari Jayapura Dipindahkan
"Tetapi kalau yang sudah terlanjur hamil tidak apa-apa. Kita imbau yang belum agar mempertimbangkan untuk ditunda," kata Charles saat dikonfirmasi di Kota Jayapura, Papua, Senin (11/5/2020).
Menurut dia, Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNFPA sudah memprediksi bahwa sejumlah kebijakan untuk memutus mata rantai penularan virus seperti karantina wilayah berdampak pada tingginya angka kehamilan.
Siapkan Rp100 Juta, Bupati Jayapura Minta Warga Kampung Tak Perlu ke Kota
"Diprediksi akan ada penambahan jumlah penduduk di masa Covid-19, ada baby boom. Hal ini terjadi di sejumlah daerah dan dikhawatirkan juga terjadi di Papua," ujar dia.