Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
Advertisement . Scroll to see content

Merauke Kembali Terapkan Belajar dari Rumah Gegara Kasus Covid-19 Naik

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:05:00 WIB
Merauke Kembali Terapkan Belajar dari Rumah Gegara Kasus Covid-19 Naik
Ilustrasi siswa belajar di rumah. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Pemkab Merauke, Papua, kembali menerapkan belajar dari rumah untuk pelajar sekolah menyusul peningkatan kasus positif Covid-19. Sistem ini diterapkan untuk pelajar sekolah lanjutan baik tingkat pertama maupun atas.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Sonny Betaubun mengatakan​​​​​​, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran ke sekolah menengah sejak Selasa (11/8/2020) agar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka dialihkan dan kembali menerapkan belajar dari rumah. Ini khususnya untuk sekolah-sekolah yang berada di distrik zona merah.

"Kami mengambil kebijakan itu dan telah mengeluarkan surat edaran itu ke sekolah-sekolah karena jumlah warga yang positif terjangkit Covid-19 meningkat," kata Betaubun, Kamis (13/8/2020).

Betaubun mengatakan, sembilan distrik yang masuk zona merah itu termasuk empat distrik penyangga. Sesuai data Dinkes Merauke, lima distrik yang masuk zona merah yaitu Distrik Merauke, Semangga, Tanah Miring, Malind dan Distrik Kurik.

Namun, Dinas Pendidikan Merauke menambah empat distrik yang selama ini menjadi penyangga dan menjadi lintasan ke distrik lainnya yakni Distrik Sota, Okaba, Ulilin, serta Distrik Jagebob, jelas Betaubun.

Sementara untuk 11 distrik lainnya, kegiatan belajar mengajar berlangsung normal, yakni tatap muka yang pelaksanaannya diatur sekolah masing-masing. Ke-11 distrik yang melaksanakan KBM sesuai kondisi daerah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu Distrik Nauken Jerai, Ekigobel, Muting, Abimha, Kaptel, Ngguti, Tubang, Kimaan, Tabonji dan Waan serta Distrik Ilwayab.

"Belum dapat dipastikan kapan KBM untuk sekolah lanjutan baik tingkat pertama maupun atas kembali dilakukan dalam bentuk tatap muka. Semua tergantung perkembangan kasus Covid-19," kaya Sonny Betaubun.

Data dari Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Merauke, saat ini 16 orang masih dirawat karena positif terinfeksi Covid-19.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut