Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Listrik di Yalimo Sempat Padam, PLN: Karena Akses dari Wamena Terputus

Rabu, 03 Maret 2021 - 08:55:00 WIB
Listrik di Yalimo Sempat Padam, PLN: Karena Akses dari Wamena Terputus
Akses jalan Wamena-Yalimo terputus membuat pasokan listrik terganggu. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Manajemen PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B)  menyebut sistem kelistrikan di Kabupaten Yalimo sudah kembali normal. Pasokan memang sempat terganggu karena terputusnya akses jalur jalan dari Wamena.

General Manager PT PLN Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengatakan, setelah akses jalur dari Wamena ke Yalimo yang sempat terputus bisa dilalui kembali, pihaknya segera melakukan pengiriman bahan bakar untuk pembangkit di Elelim pada Senin (1/3/2021). 

"Hal ini membuat suplai listrik untuk pelanggan di Yalimo kembali normal," kata Farid di Kota Jayapura, Papua, Selasa (2/3/2021).

Menurut dia, meski perbaikan jalan masih berlangsung, sebanyak 7200 liter bahan bakar telah dikirimkan ke daerah tersebut dengan bantuan alat berat.

"Dalam melewati akses yang masih sulit di titik putus, pengangkutan ini mendapat bantuan dari alat berat yang berada di lokasi tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan pasca terputusnya jalan yang menghubungkan Wamena dan Yalimo, PLN terus berkoordinasi dengan pihak setempat untuk mengetahui progres dan rencana pekerjaan pembersihan dan perbaikan akses tersebut. 

"Cadangan bahan bakar pembangkit yang sempat menipis saat itu mengharuskan PLN melakukan penyesuaian operasional pembangkit selama beberapa hari," ujarnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut