Kunjungi Lantamal Jayapura, Komisi I DPR Dukung Modernisasi Alutsista
“Kita terus bersinergi dengan 3 matra TNI, untuk mencegah adanya gangguan-gangguan dari negara tetangga, terlebih semakin maraknya perdagangan illegal seperti narkotika jenis ganja, yang kian marak masuk dari negara Papua New Guine,” kata Yehezkiel.
Dia memaparkan dengan luasnya lingkup kerja mereka, sejauh ini baru ada 5 pos pengamatan angkatan laut dan Lanalnya baru ada 1 dan saat ini ada 2 unit Lanal persiapan, sehingga kekuatan pasukan masih minim.
“Dengan kondisi yang ada kita terus berupaya memaksimalkan pengamanan laut. Dengan dua armada kapal patroli, anggota terus melakukan operasi. Kita kerap kalah dalam aksi kejar mengejar di laut, lantaran para pelaku menggunakan kapal dengan kecepatan 30-40 knot sedangkan kapal kita hanya memiliki kecepatan 15 knot,” kata dia.
Yehezkiel berkeyakinan ke depan akan ada peremajaan alutsista yang dimiliki Lantamal X. “Kami berharap dengan kunjungan Anggota Komisi I DPR, bisa mendorong moderenisasi alutsista kita. Karena, walau kita bertugas di daerah, kita tentunya berkewajiban menjaga kewibawaaan negara,” kata dia.
Editor: Kastolani Marzuki