Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi KKB Tembaki Pesawat Kargo di Bandara Oksibil, Peluru Mengenai Badan Pesawat

Senin, 09 Januari 2023 - 14:14:00 WIB
Kronologi KKB Tembaki Pesawat Kargo di Bandara Oksibil, Peluru Mengenai Badan Pesawat
Berikut kronologi KKB menembaki pesawat kargo sipil saat hendak mendarat di Bandara Oksibil, Pegunungan Bintang, Senin (9/1/2023). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

OKSIBIL, iNews.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) dilaporkan menembaki pesawat kargo sipil yang hendak mendarat di Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (9/1/2023). Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.45 WIT. 

Kepala Unit Pengelolaan Bandara Oksibil, Agus Hadi, penembakan dilaporkan saat pesawat bernomor registrasi PK-HVV itu berada di titik tunggu saat hendak mendarat di Bandara Oksibil. Dia menyebut, pesawat yang membawa aneka barang asal Kabupaten Boven Digul itu melapor terkena tembakan.

Akibat peristiwa itu, kata Agus, pesawat tersebut tak jadi mendarat. Pesawat, lanjutnya, lantas kembali terbang ke kawasan Tanah Merah.

"Belum diketahui bagian mana yang terkena tembakan karena pesawat tersebut langsung kembali ke Tanah Merah," kata dia, Senin (9/1/2023). 

Dia mengatakan, penembakan itu terjadi di ujung bandara. Lantas akibat penembakan itu, pesawat di Bandara Oksibil sempat tidak diizinkan mengudara. 

"Namun saat aparat keamanan menyatakan aman, pesawat yang berada di bandara kembali terbang ke Jayapura dan operasional bandara tetap dibuka," kata dia.

Sementara itu, Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Davi Bustomi mengaku telah menerima laporan penembakan terhadap pesawat milik Ikairos itu. Insiden tersebut, kata dia, mengakibatkan pesawat yang membawa aneka barang dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digul, kembali terbang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut