Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

KKB Kembali Tembaki Pos TNI di Nduga, Warga Sipil Jadi Korban

Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:52:00 WIB
KKB Kembali Tembaki Pos TNI di Nduga, Warga Sipil Jadi Korban
Seorang warga sipil mendapat pertolongan medis karena tertembak saat KKB memberondong Pos TNI di Pasar Baru Kenyam, Nduga, Papua, Selasa (6/10/2020) pagi. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali berulah dengan melakukan tindakan brutal. KKB menembaki pos TNI di Pasar Baru Kenyam Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (6/10/2020) pagi.

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Kolonel Czi IGN Suriastawa mengatakan, akibat aksi tersebut, seorang warga atas nama Yulius Wetipo (34), karyawan PT Dolarosa tertembak di pinggang kiri hingga tembus ke bagian kanan. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 07.14 WIT.

"Pos TNI di Pasar Baru Kenyam mendapat gangguan tembakan dari KKB. Tembakan dari arah sungai depan kamp PT Dolarosa. Pada saat yang sama melintas sebuah motor yang dikendarai oleh korban menuju ke kamp PT Dolarosa untuk masuk kerja," kata Suriastawa di Jakarta Selasa siang.

Dia menjelaskan, ketika melintas, korban sudah diingatkan untuk berbalik arah karena sedang ada gangguan tembakan dari KKB, namun korban tetap melanjutkan perjalanan. Menurutnya, berondongan tembakan KKB terjadi lagi lima kali.

Setelah mendengar suara tembakan, korban baru berbalik arah, namun sayangnya korban terkena tembakan dan langsung terjatuh. Personel TNI di Pasar Baru Kenyam pun segera memanggil ambulans untuk membantu evakuasi korban ke puskesmas terdekat sambil menunggu gangguan tembakan mereda.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut