Kisruh DPRD Jayapura Soal Usulan Nama PJ Wali Kota, Ini Respons Dewan Adat Papua
JAYAPURA, iNews.id - Polemik pengusulan nama penjabat Wali Kota Jayapura terus menjadi bola hangat. Hal ini setelah munculnya bocoran surat kepada Mendagri tertanggal 3 April 2023 bernomor 170/16/DPRD/2023 tentang Penyampaian Pengusulan Nama Calon Penjabat Wali Kota Jayapura yang ditandatangani Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo.
Selang sehari kemudian tanggal 4 April 2023, muncul di publik surat serupa yang dengan usulan nama berbeda dan ditandatangani Wakil Ketua 1 Joni Betaubun serta Wakil Ketua 2 DPRD Kota Jayapura Silas Youwe.
Pada kedua surat tersebut, hanya Robby Kepas Awi (Penjabat Sekda Kota Jayapura) yang namanya ada dalam daftar tersebut. Nama-nama usulan calon pengganti Frans Pekey (Pj Wali Kota Jayapura saat ini) pada surat pertama yakni Reky Douglas Ambrauw (Kadis Perhubungan Provinsi Papua), Robby Kepas Awi ( Pj Sekda Kota Jayapura) dan Mathias Banoni Mano (Kadis Pariwisata Kota Jayapura).
Sementara pada surat kedua yang ditandatangani Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 2 DPRD Kota Jayapura, nama-nama calon diusulkan Frans Pekey (Pj Wali Kota Jayapura), Robby Kepas Awi ( Pj Sekda Kota Jayapura) dan Widhi Hartanti (Asisten Sekda Kota Jayapura).
Atas kondisi ini, publik menduga adanya perpecahan di tubuh DPRD Kota Jayapura. Sebab tidak terjadi kesepakatan antara pimpinan DPRD.