Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Nyata Aksi Heroik Kopassus Merebut Irian Barat, Banyak Prajurit Gugur dan Hilang

Jumat, 28 Oktober 2022 - 12:21:00 WIB
Kisah Nyata Aksi Heroik Kopassus Merebut Irian Barat, Banyak Prajurit Gugur dan Hilang
Ilustrasi perjuangan TNI merebut Irian Barat yang kini menjadi Papua. (Foto : YouTube)
Advertisement . Scroll to see content

Penerjunan memakai parasut statis jenis D1 buatan Rusia itu menjadi kacau. Kondisi kian sulit karena peta yang digunakan tidak akurat. Akibatnya, Pasukan Naga yang diterjunkan melebar 30 Km lebih ke arah utara dari dropping zone yang ditentukan.

Saat itu Irian Barat masih gelap gulita. Para prajurit penerjun tidak mengetahui kondisi hutan di bawahnya sehingga tidak sedikit yang tersangkut di pohon dengan ketinggian 30-40 meter.

Saat operasi di hutan Papua ini, banyak prajurit Kopassus yang dulu disebut Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) gugur. Ada yang gugur dalam posisi tergantung di pohon dan beberapa orang lainnya tenggelam di rawa-rawa karena membawa ransel terlalu berat mencapai 30 kilogram.

Tujuan Benny Moerdani dalam operasi ini sebenarnya pantai selatan Irian Barat yang lebih dekat ke pusat pertahanan Belanda. Namun operasi masih menggunakan peta lama buatan 1937 sehingga penerjunan tidak sesuai rencana.

Kapten Benny Moerdani langsung mengonsolidasikan pasukannya sebanyak 60 orang pada hari kedua. Mereka dalam kondisi siap tempur karena memiliki komandan, radio, cadangan amunisi dan logistik yang cukup, pasukan Naga pun bergerilya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut