Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Ungkap Motif OPM Sebarkan Hoaks Penembakan Pelajar di Yalimo Papua Pegunungan
Advertisement . Scroll to see content

Kerusuhan di Yalimo, 6 Personel Kopassus Dikepung Massa Berhasil Dievakuasi

Kamis, 18 September 2025 - 13:38:00 WIB
Kerusuhan di Yalimo, 6 Personel Kopassus Dikepung Massa Berhasil Dievakuasi
Suasana Evakuasi personel Satgas Maleo di Yalimo berlangsung dramatis, tiga prajurit alami luka berat. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

“Tim medis langsung memberikan perawatan intensif kepada tiga anggota yang mengalami luka parah, yaitu Sertu Nando Manurung, Sertu Kantum, dan Letda Inf Supardi,” ujarnya dikutip dari iNews Jayapura, Kamis (18/9/2025).

Ketiga prajurit tersebut kini dirawat intensif di RS Er Dabi, Yalimo.

Kerusuhan dipicu dugaan insiden rasisme di SMA Negeri 1 Elelim yang kemudian memantik amarah massa. Bentrokan meluas hingga memaksa sekitar 500 warga mengungsi ke Mapolres Yalimo.

Puluhan bangunan terbakar, mulai dari ruko, kos-kosan, rumah dinas Pemkab Yalimo, kantor dinas, hingga fasilitas milik TNI-Polri. Belasan kendaraan roda dua dan roda empat juga hangus dilalap api.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut sejumlah aparat turut terluka.

“Beberapa anggota kami mengalami luka, di antaranya Briptu Fitrah H Naing terkena lemparan batu di wajah, Briptu Muh Aksa Almuthadin terkena panah di kepala, serta seorang prajurit TNI bernama Charles mengalami luka di bagian belakang kepala,” ucapnya.

Tak hanya aparat, korban sipil juga berjatuhan. Nasir Daeng Mappa (44) bersama anaknya Arsya Dafa (9) ditemukan tewas terbakar di dalam mobil. Anak lainnya, Atifa (10), mengalami luka sayatan di leher, sementara seorang pelajar Papua bernama Sadrak Yohame meninggal dunia akibat luka tembak.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut