Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Kapolres Nduga Pimpin 3 Regu Tim ke Paro, Evakuasi 15 Pekerja dan Pilot Susi Air

Rabu, 08 Februari 2023 - 12:53:00 WIB
Kapolres Nduga Pimpin 3 Regu Tim ke Paro, Evakuasi 15 Pekerja dan Pilot Susi Air
Anggota TNI-Polri yang bersiap menuju Distrik Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan untuk evakuasi 16 orang. (Foto : iNews/Edy Siswanto)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan akan memimpin evakuasi 16 orang yang diduga berada di tangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya. Mereka kini bersiap untuk menuju Distrik Paro, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Faizal Rahmadani mengatakan, saat ini ada tiga regu yang sudah disiapkan untuk diturunkan.

"Proses sudah berjalan dan saat ini saya sedang memberikan brifing," ujar Faizal yang kini sudah berada di Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (8/2/2023).

Diakui, Egianus Kogoya bersama kelompoknya termonitor sudah sekitar 6 bulan berada di Paro. KKB Papua pimpinannya dilaporkan membakar pesawat Susi Air yang dipiloti Captain Philip Merthens berkebangsaan Selandia Baru.

Selain itu, KKB juga diduga menyandera 15 pekerja atau tukang yang sedang membangun Puskesmas Paro.

Identitas 15 pekerja bangunan tersebut yaitu Gregorius Yanwarin, Domianus Wenehen, Thadeus Belyanan, Ical Behuku, Simon Walter, Martinus Yanwarin, Gerardius Ruban, Fransiskus Rendi Ruban, Yogi Parlahutan Siregar, Refalino Walten, Antonius Heatubun, Martinus Heatubun, Andreas Kolatlena, Amatus Ruban dan Walterius Emanuel Heatuban. 

Saat ini di Distrik Paro tidak ada pos TNI-Polri. Untuk mencapai wilayah tersebut dapat ditempuh selama 20 menit dari Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga atau sekitar 25 menit dari Timika.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut