Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Perang Suku Meluas, Polda Papua Terjunkan 3 SSK Brimob ke Wamena
Advertisement . Scroll to see content

Ibu Kandung Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Anaknya di Wamena

Minggu, 21 Januari 2018 - 22:31:00 WIB
Ibu Kandung Ditetapkan Tersangka Pembunuhan Anaknya di Wamena
Warga Wamena, Papua menggelar aksi keprihatinan atas meninggalnya Clarita yang dibunuh ibu kandungnya. (Foto: iNews.id/Chanry Andrew Surapatty)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu, ribuan warga Kota Wamena menggelar aksi keprihatinan terkait kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur hingga meninggal dunia. Aksi dengan menyalakan 1.000 lilin itu dipusatkan di rumah duka keluarga korban.

Mereka menyatakan duka mendalam atas kasus yang menimpa Claritha Tehila Agatha Cristie Tana, yang tewas mengenaskan setelah kerap dianiaya ibu kandungnya.

Dalam orasinya di Mapolres Jayawijaya, massa meminta pelaku pembunuhan agar dapat dihukum seberat-beratnya, sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku di Indonesia. Massa juga meminta Menteri PPPA Yohana Yembise untuk datang ke Wamena dan dapat mengawasi penegak hukum  menindaklanjuti kasus ini hingga ke tingkat Pengadilan.

Sebelumnya, penderitaan Clarita (8) menahan rasa sakit di sekujur tubuh akhirnya berakhir. Dia mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat 19 Januari 2018, setelah dua hari berjuang dan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Derah (RSUD) Wamena.

Kondisi tubuh Clarita saat pertama kali dibawa ibunya berinisial R ke rumah sakit sangat memprihatinkan. Dia sudah tidak sadarkan diri sejak awal masuk RS hingga dua hari perawatan dan ajal menjemputnya. Bagian kepala gadis mungil itu penuh luka terbuka dan luka bakar.

Keterangan seorang kerabat korban, Clarita diduga menjadi korban penganiayaan ibu kandungnya. Ibu korban diketahui telah bercerai dengan suaminya seorang anggota brigade mobile (brimob).

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut