Duh, Persediaan Obat Malaria di Mimika Hanya Cukup hingga September 2020
MIMIKA, iNews.id - Persediaan obatmalaria, primaquine di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga September 2020. Hal ini tentu mengkhawatirkan sehingga perlu tambahan pasokan primaquine untuk mengobati penderita malaria.
"Stok obat DHP (dehidro artemisinin pipraquine) di kita sebetulnya masih cukup banyak. Yang terbatas itu obat primaquine. Yang jelas stok obat primaquine yang ada hanya bisa bertahan sampai September," kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika Reynold Ubra, Minggu (9/8/2020).
Reynold menambahkan, meskipun ada wacana untuk meminjam obat malaria dari kabupaten tetangga, namun hal itu harus sepengetahuan Dinas Kesehatan Provinsi Papua melalui Instalasi Farmasi Daerah Papua.
"Untuk distribusi obat dan penggunaan obat semuanya di bawah pengawasan Instalasi Farmasi Provinsi," kata dia.
Menyangkut kekosongan stok obat malaria, menurut Reynold, hal itu tidak saja terjadi di wilayah Mimika dan Papua tetapi di seluruh Indonesia. Saat ini bahan baku obat yang diimpor dari luar negeri untuk sementara waktu belum tersedia.