Cerita Jenderal Kopassus Pimpin Operasi di Papua, Menang Tanpa Pertumpahan Darah
JAYAPURA, iNews.id – Bertempur dengan senjata adalah hal biasa. Tetapi memenangkan pertempuran dengan tanpa menumpahkan darah dan berhasil mencapai tujuan operasi adalah ilmu perang tertinggi.
Hal itu menjadi keyakinan mantan Komandan Jenderal (Danjen) Korps Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen TNI Mohamad Hasan. Keyakinan tersebut diterapkan Mayjen Hasan saat memimpin operasi di Papua.
Dinukil dari buku ‘Kopassus untuk Indonesia’, Hasan menceritakan pengalamannya selama bertugas di Papua dengan mengedepankan pendekatan hati dan kemanusiaan.
“Papua itu sekeping surga yang tertinggal di bumi. Alamnya indah dan masyarakatnya sejatinya berhati polos dan tulus. Yang utama saya lakukan adalah menyentuh hati sebagai sesama manusia,” kata Hasan.
Menurut Hasan, solusi untuk Papua adalah kesejahteraan dan keamanan warga. Dari pengalamannya di Papua, sebagian besar warga yang terlibat dalam kelompok separatis seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan karena faktor ideologis. Melainkan pemicunya adalah kebutuhan pengakuan eksistensi sebagai manusia yang sederajat.