Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! 5 Korban Tewas Ledakan Bom PD II di Biak Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat
Advertisement . Scroll to see content

AS Ingatkan Warganya Sementara Jangan ke Papua, Ini Penjelasan Kodam Cenderawasih

Senin, 25 April 2022 - 14:53:00 WIB
AS Ingatkan Warganya Sementara Jangan ke Papua, Ini Penjelasan Kodam Cenderawasih
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Kavaleri Herman. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Kodam XVII/Cenderawasih memastikan situasi keamanan di Papua kondusif sehingga warga negara asing tidak perlu khawatir. Wilayah yang dilanda gangguan keamanan dinilai jauh dari perkotaan.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih Letkol Kavaleri Herman Taryaman di Jayapura, Papua, Senin (25/4/2022).  

Menurutnya, hak semua negara, termasuk Amerika Serikat (AS) untuk melindungi warga negaranya sehingga mengeluarkan peringatan agar sementara waktu tidak ke Papua. 

Secara keseluruhan, kata dia situasi keamanan di Papua kondusif dan aktivitas masyarakat berlangsung normal. "TNI-Polri akan melindungi seluruh masyarakat termasuk warga negara asing yang ada di Papua," ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Jayapura, Rivandi Rivai menyampaikan, belum ada laporan tentang warga AS datang ke Jayapura. 

"Saat ini yang berkunjung adalah WNA Inggris dan Kanada serta pemegang KITAS dan mereka tetap beraktivitas secara normal baik sebagai pilot, guru maupun pekerja sosial lainnya," ucapnya.

Dia menilai, kemungkinan tidak adanya warga AS yang tiba di Papua karena adanya larangan tersebut. "Dengan adanya peringatan kepada warga negara Amerika Serikat agar tidak ke Papua untuk sementara waktu, maka kemungkinan mereka (WN Amerika Serikar, sejak dari) bandara awal tidak diizinkan masuk Papua," katanya.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut