Pertemuan dengan tokoh PGGP/PB ini adalah tindak lanjut dan wujud keseriusan Pemerintah melalui Wakil Presiden selaku Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang ditunjuk atas PP Nomor 121 Tahun 2022 pada 21 Oktober dari lalu.
Pdt Hiskia Rollo yang menyebut Wapres Ma’ruf Amin yang juga seorang ulama merupakan tokoh teladan agama di Indonesia. Sebagai seorang kiai, Ma’ruf Amin mampu merangkul gereja-gereja di Papua dan Papua Barat untuk mengatasi persoalan kesenjangan yang terjadi.
"Beliau (Ma’ruf Amin) menepati janjinya, bahwa akan datang ke Papua, dan saat itu adalah Bulan Ramadhan. Kami sangat mengapresiasi kedatangan beliau, karena juga bertepatan dengan minggu adven bagi kami umat Katolik,"ucapnya.
Dia berharap dengan kedatangan Wapres, mampu menjadi atmosfer seluruh umat di Papua untuk bahu membahu menjadikan Papua dan Papua Barat semakin maju dan sejahtera.
“Kami sangat mengharapkan dengan kehadiran beliau bersama gereja dan lembaga keagamaan lainnya kita membangun Papua sebagai tanah damai, dan juga menuju masa depan yang baik,” ujarnya.
Ketua PGGP Papua Barat, Pdt. Shirley Parinussa turut mengapresiasi kedatangan Wapres Ma'ruf Amin ke Papua. Dikatakan, dengan kehadiran wapres ke Papua serta melalui perjumpaan bersama PGGP-PB, menjadi perjumpaan kasih sayang para kiai-kiai yang memimpin di lembaga keagamaan di seluruh Indonesia.
"Dengan kedatang beliau sebagai seorang kiai yang mendapat amanah politik negara, sehingga kami melihat bahwa ada satu pintu masuk yang sangat luar biasa untuk para pemimpin agama, sehingga kami menggunakan pintu masuk ini dalam rangka proses pembangunan Tanah Papua,” katanya.
Editor: Kastolani Marzuki