5 Nakes Dianiaya KKB saat Cek Bencana Kelaparan di Yahukimo, 1 Orang Dibacok
Angganita Mandowen nakes lainnya menceritakan, saat tidak ada tanda-tanda kedatangan pesawat, empat rekannya memutuskan untuk mengecek, sedangkan dia tetap berada di Puskesmas. Saat itu ada sekitar 30 orang diduga KKB datang dari arah ujung bandara (lapangan terbang).
“Memang situasi sudah tidak seperti biasa. Mereka turun, kami lagi di dalam rumah perawat. Mereka (KKB) dari ujung bandara sudah berteriak. Saya bilang masuk semua satu kamar tidak boleh ada yang keluar,” katanya.
Namun, salah satu nakes bernama Adrianus panik dan melompat keluar jendela. Dia kemudian dianiaya dan tangannya dibacok. Setelah itu, mereka berlima dikumpulkan di tengah lapangan terbang dan diinterogasi.
Angganita mengungkapkan, dia bersama keempat nakes lainnya dicurigai sebagai intel. Mereka lalu meminta KTP dan menganiaya para nakes.
“Mereka (pelaku) kaget saat saya keluar dengan atribut masyarakat. Lalu mereka bertanya, kalian menyamar, saya bilang tidak, kami memang orang kesehatan, kami tidak menyamar," ucapnya.