Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragedi di Pedalaman Yahukimo, 8 Pendulang Emas Tewas Dibantai KKB OPM
Advertisement . Scroll to see content

10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:54:00 WIB
10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan
Aparat gabungan memburu KKB yang menyerang secara brutal pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. (Foto: Satgas Ops Damai Cartenz).
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, aparat juga mendalami jaringan pelaku serta mengumpulkan bukti di lapangan untuk penegakan hukum. Akses menuju lokasi di Kabupaten Pegunungan Bintang dilakukan melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. 

Kondisi medan berupa hutan lebat membuat evakuasi dilakukan dengan membuka jalur menuju titik kejadian. Posko dan titik evakuasi dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Dia menyampaikan, medan berat menjadi tantangan dalam operasi sehingga keselamatan personel tetap diutamakan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tidak beraktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah rawan konflik karena berisiko tinggi.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut