Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Calon Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad di Pati, Ditemukan di Penginapan Bersama Pria Lain
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Menculik Calon Pengantin Wanita di Suku Sasak, Begini Kisahnya

Jumat, 28 Oktober 2022 - 11:34:00 WIB
Tradisi Menculik Calon Pengantin Wanita di Suku Sasak, Begini Kisahnya
Ilustrasi Tradisi Menculik Calon Pengantin Wanita di Suku Sasak, (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

LOMBOK, iNews.id - Tradisi menculikcalon pengantin wanita di Suku Sasak, Lombok tergolong unik. Tradisi ini masih dilakukan bagi masyarakat yang memegang teguh tradisi.

Suku Sasak diketahui banyak menetap di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tradisi menculik atau melarikan calon pengatin wanita ini dikenal dengan sebutan merariq.

Dalam hasil penelitian tesis alumni Universitas Gadjah Mada, Prof Abdul Ghofur Anshori menyebutkan proses merariq diawali calon pengantin pria menculik mempelai wanita. 

Selanjutnya, keluarga di pria memberikan informasi kepada pihak perempuan jika telah menculik anak gadisnya. Kabar ini harus diberitahukan sebelum tiga hari yang berlanjut pada proses pernikahan di rumah pengantin pria. 

Usai pernikahan di tempat pria selesai, maka keduanya baru menuju ke rumah si perempuan. Disebutkan jika acara tersebut bernama nyokol.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut