Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Mahasiswa di Kantor Gubernur NTB Ricuh, 3 Orang Dilarikan ke RS
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswi Aborsi hingga Pendarahan, Hasil Forensik Catat Janin Mati karena Bahan Kimia

Kamis, 23 Juni 2022 - 08:25:00 WIB
Mahasiswi Aborsi hingga Pendarahan, Hasil Forensik Catat Janin Mati karena Bahan Kimia
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

MATARAM, iNews.id – Mahasiswi asal Sumba, berinisial BRB (22), yang mengekos di Kelurahan Pejanggik, Kecamatan Mataram, Kota Mataram terjerat kasus aborsi. Hasil forensik mencatat, janin mati karena bahan kimia.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, berdasarkan hasil keterangan Tim Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara yang didapat, diketahui janin berusia lima bulan. Janin meninggal diduga karena hipoksia atau kekurangan kadar oksigen dalam kandungan. 

“Penyebab hipoksia itu bisa karena penyakit bawaan atau pengaruh bahan kimia,” kata Kadek Adi, dikutip dari portal resmi Polda NTB, Rabu (23/6/2022).

Menurut hasil autopsi, janin yang keluar dalam keadaan meninggal dunia itu tidak memiliki penyakit bawaan. Sehingga untuk sementara ini pihaknya menduga bahwa janin tersebut meninggal dikarenakan pengaruh bahan kimia dari obat yang dikonsumsi terduga. 

“Sudah minum obat ini juga diakui oleh terduga saat dimintai keterangan,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut