Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Diestimasikan Serap 58.700 Tenaga Kerja
"Itu artinya butuh sekitar 3.080 orang pekerja diberbagai spesifikasi yang harus disiapkan jika kawasan itu beroperasi," ucapnya.
Menurut Aryadi, saat ini saja kebutuhan tenaga kerja untuk mendukung Mandalika sudah banyak yang terserap. Mereka kebanyakan bekerja di bidang infrastruktur pendukung mulai pembangunan akses jalan dari bandara menuju Mandalika, perluasan kapasitas terminal bandara, dan rumah sakit.
"Ini saja sudah banyak yang terserap. Mereka-mereka yang bekerja ini banyak dari mitra-mitra ITDC. Bukan hanya di sektor infrastruktur, tetapi juga di hotel sekitar dan tenaga IT. Belum lagi mereka yang bekerja di UMKM," katanya.
Dalam mendukung kesiapan tenaga kerja untuk Mandalika, pihaknya sudah melakukan pelatihan-pelatihan bekerja sama dengan sejumlah lembaga pelatihan, seperti BLKN Lombok Timur, Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS), asosiasi industri pariwisata dan UMKM di wilayah itu.
Pelatihan itu dikhususkan untuk tenaga perhotelan yang akan ditempatkan di sejumlah hotel di Mandalika. Saat ini sedang berproses pelatihan 90 orang yang dilatih dengan pola magang selama lima bulan dan mendapatkan uang saku sebesar Rp1 juta per bulan.