HUT TNI 5 Oktober dan Program ReRa Bung Hatta yang Bikin Tentara Bergolak
Kebijakan ReRa Hatta juga membuat TNI Masyarakat yang merupakan kelanjutan dari Biro Perjuangan dibubarkan. FDR (Front Demokrasi Rakyat) yang paling keras menentang.
Apalagi Gubernur Militer Daerah Militer Surakarta di bawah Wikana, yakni seorang tokoh kiri, ditiadakan. Tugas-tugasnya diambil alih Dewan Pertahanan Daerah Surakarta.
Kelak, FDR (Front Demokrasi Rakyat) bersama PKI melancarkan pemberontakan Madiun 18 September 1948.
Untuk menghindari ledakan konflik, kebijakan ReRa Hatta pertama kali diuji coba kepada kelompok-kelompok di luar FDR, yakni di pasukan dengan pengaruh FDR paling lemah.
Laskar yang menjadi sasaran pertama program Hatta yakni Barisan Pemberontak Rakyat Indonesia yang dipimpin Bung Tomo. Perlawanan pun muncul, yakni dengan menyatakan menolak sekaligus melawan dari Solo, Jawa Tengah.