Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, 3 Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit
AKBP Marieta juga menjelaskan bahwa eksekusi lahan ini merupakan pelaksanaan putusan hukum yang sudah berkekuatan tetap. Polisi hadir untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Ini sudah upaya ketiga sejak 1996. Kami hanya melaksanakan putusan pengadilan dan tetap mengedepankan pendekatan humanis agar tidak ada korban,” katanya.
Pengamanan dilakukan secara ketat agar proses berjalan sesuai hukum dan mencegah gangguan. Setelah insiden, situasi mulai kondusif.
Polisi juga menyisir lokasi dan mengamankan barang bukti seperti senjata tajam, panah, dan botol berisi bahan bakar. Petugas sedang mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga memprovokasi kericuhan.
“Kami akan menindak tegas setiap tindakan yang mengancam keselamatan petugas maupun masyarakat,” ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi