Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan Sajam dan Miras Disita saat Pesta Bau Nyale di Lombok Timur
Advertisement . Scroll to see content

Bau Nyale, Tradisi Tangkap Cacing Asal Lombok Tengah untuk Mengenang Putri Mandalika

Selasa, 28 Februari 2023 - 20:55:00 WIB
Bau Nyale, Tradisi Tangkap Cacing Asal Lombok Tengah untuk Mengenang Putri Mandalika
Bau Nyale (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sang putri akhirnya memutuskan untuk melakukan semedi demi menentukan pria yang akan ia pilih menjadi pendamping hidup. Dalam semedinya, Putri Mandalika mendapat petunjuk dan meminta para pangeran untuk berkumpul di bukit Seger.

Saat semuanya telah berkumpul, Putri Mandalika justru tidak memilih siapapun dan menceburkan dirinya ke laut. Ia tetap tidak ditemukan walaupun warga telah berbondong-bondong menyelam untuk menyelamatkan sang putri.

Setelah kepergian Putri Mandalika, muncul banyak cacing warna-warni di tepi pantai yang akhirnya diberi nama 'nyale'. Cacing tersebut dipercaya merupakan jelmaan sang putri, sehingga masyarakat kerap mengadakan ritual adat Bau Nyale untuk menghormatinya.

Pelaksanaan Bau Nyale

1.Sangkep Wariga

Tradisi Bau Nyale diawali dengan Sangkep Wariga. Sangkep Wariga sendiri merupakan pertemuan para tokoh adat untuk menentukan waktu pelaksanaan Bau Nyale.

2.Mepaosan

Satu hari sebelum Bau Nyale digelar, Mepaosa akan dilakukan. Mepaosan atau membaca lontar ini dilakukan oleh para tokoh adat atau yang biasa disebut Mamik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut