Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, 3 Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit
Advertisement . Scroll to see content

5 Penambang Emas di Sumbawa Keracunan Dalam Sumur Galian, Satu Meninggal Dunia

Senin, 01 Februari 2021 - 14:06:00 WIB
5 Penambang Emas di Sumbawa Keracunan Dalam Sumur Galian, Satu Meninggal Dunia
Sebanyak lima penambang emas tradisional di Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) keracunan di dalam sumur galian, Minggu (31/1/2021). (Foto: iNews/Acep Suherlan)
Advertisement . Scroll to see content

SUMBAWA, iNews.id - Sebanyak lima penambang emas tradisional di Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) keracunan di dalam sumur galian, Minggu (31/1/2021). Satu orang dilaporan meninggal dunia, sisanya dilarikan ke puskemas.

Dari pantauan iNews, lokasi tambang masih berada di lingkungan rumah warga. Saat ini sumur gajian ditutup dengan bambu.

Rekan-rekan sesama penambang yang mengetahui kejadian ini lansung mengevakuasi lima korban dari dalam lubang galian sedalam 30 meter tersebut. Satu orang atas nama Amat (41), warga Desa Labuan Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. 

Kapolsek Alas Barat, AKP I Komang Oka mengatakan, kronologis kejadian berawal sekitar Minggu, pukul 10.00 Wita. Kelima penambang emas tradisional itu satu persatu korban masuk ke dalam sumur galian tambang.

Diawali korban Amat, yang masuk membawa mesin genset. Amat kemudian menghidupkan mesin jenset tersebut. Selang beberapa menit, Masturi ikut masuk melihat kondisi.

"Korba yang meninggal ini yang pertama kali masuk untuk menghidupkan air. Tapi dia tidak keluar-keluar, makanya empat rekannya yang ada di atas menyusul," ucap I Komang Oka.

Namun saat itu, Masturi tidak lunjung keluar. Kemudian Wawan, warga Mapen ikut masuk melihat kondisi di dalam lubang galian yang disusul Amin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut