Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap Motif Oknum Polisi Mengamuk di Rumah Kos Makassar, Tak Terima Diputus Pacar
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video 3 Oknum Polisi di Ambon Aniaya Kader GP Ansor Gara-Gara Sepele

Minggu, 22 Desember 2024 - 22:23:00 WIB
Viral Video 3 Oknum Polisi di Ambon Aniaya Kader GP Ansor Gara-Gara Sepele
Tiga oknum polisi pelaku penganiayaan kader Ansor diamankan propam Polres Ambon.(Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Video sopir mobil yang merupakan kader Gerakan Pemuda atau GP Ansor dianiaya tiga oknum polisi di Kota Ambon viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Diperoleh informasi, peristiwa bermula saat Rizal Serang, korban yang juga merupakan kader GP Ansor, hendak menjemput keluarga di pelabuhan.

Korban kemudian memprotes tindakan diskriminatif seorang anggota kepolisian yang diduga memberikan perlakuan berbeda terhadap kendaraan yang ingin masuk ke pelabuhan. 

"Jangan nepotisme, jangan pilih kasih," ujar Rizal saat memprotes tindakan oknum polisi tersebut.

Namun, alih-alih menerima keluhan korban, oknum polisi justru bertindak di luar batas kewenangannya.

Dalam video yang beredar, terlihat jelas oknum polisi tersebut memukul mobil yang dikendarai Rizal, kemudian mendekati korban dan membantingnya hingga sempat tak sadarkan diri.

Tindakan kekerasan ini tidak berhenti sampai di situ, oknum polisi juga terlihat memarahi orang yang merekam kejadian tersebut. Tidak lama kemudian, seorang polisi lainnya datang dan langsung menjatuhkan serta memborgol Rizal. Korban sempat melakukan perlawanan, namun akhirnya menyerah dan diamankan.

Insiden ini pun membuat situasi arus lalu lintas menjadi macet dan menjadi tontonan warga sekitar.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda  Janet S. Luhukay, mengatakan, kasus ini telah memasuki tahap penanganan Propam Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Sementara korban, lanjut Kasi Humas, telah menjalani visum untuk keperluan penyidikan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut