Usulan PSBR Ambon, Pengamat Sosial: Pemkot Pertimbangkan Dampak Psikososial
Dia mengemukakan tradisi sosiopsikologis itu dipengaruhi struktur kekerabatan, adat-istiadat, dan kebiasaan lembaga masyarakat yang sudah mengakar secara turun-temurun. Misalnya, tradisi-tradisi kunjung mengunjungi bagi orang Ambon sangat tidak bisa dihilangkan.
“Di tengah situasi pandemi seperti ini saja, ketika ada yang datang ke rumah dan kita tidak mau bersalaman, mereka sudah menganggap kita menuduh mereka terkena corona," katanya.
Paulus menilai, dalam dua bulan ini dampak Covid-19 secara psikososial di Ambon sudah terlihat. Terutama setelah adanya imbauan pemerintah daerah agar masyarakat tetap berada di rumah. Selain itu juga adanya tekanan di media massa dan informasi-informasi hoaks.
Ketidaksiapan mental masyarakat untuk menerima pembatasan sosial tersebut memicu beberapa fenomena dan peristiwa yang tidak terduga. Misalnya, kasus bunuh diri hingga isu perdukunan yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Akhirnya warga di beberapa wilayah di Ambon memberlakukan jam malam bukan hanya untuk antisipasi Covid-19, melainkan sebab isu tersebut.