Suku Buton: Asal Usul, Bahasa hingga Kasta
Selanjutnya dibentuk dua kampung lagi dengan nama Peropa dan Baluwu. Sudah ada empat menteri (bonto) pada masa awal terbentuknya Kerajaan Buton.
1. Wilayah Barangkatopa dikepalai Bonto Sitamanajo.
2. Wilayah Gundu-gundu dikepalai Bonto Sijawangkati.
3. Wilayah Peropa dikepalai Bonto Betoambari.
4. Wilayah Baluwu dikepalai Bonto Sangiariarana.
Keempat Bonto atau menteri ini membentuk lembaga pemerintahan yang disebut patalimbona. Patalimbona terus mengalami perkembangan seiring dengan berkembangnya wilayah kekuasaan pemerintahan kerajaan Buton.
Menteri yang ada di Kesultanan Buton terus bertambah hingga menjadi sembilan menteri. Selanjutnya dikenal sebagai siolimbona yang artinya sembilan menteri utama.
Masyarakat Suku Buton menganut sistem kasta dalam kehidupan bermasyarakatnya. Sistem ini telah diterapkan sejak kerajaan Buton berdiri. Sistem kasta yang hanya diterapkan pada sistem pemerintahan dan ritual keagamaan saja.
Berikut sistem kasta pada Suku Buton:
1. Kaomu atau Kaumu (kaum ningrat/bangsawan) keturunan dari raja Wa Kakaa. Raja atau Sultan dipilih dari golongan ini.