Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Oknum Polisi di Makassar Ngamuk di Kos Mantan Pacar, Picu Keributan dengan Warga
Advertisement . Scroll to see content

PKL dan Tokoh Agama di Ambon Dukung 8 Polisi yang Merotangi Warga agar Menggunakan Masker

Senin, 08 Juni 2020 - 10:36:00 WIB
PKL dan Tokoh Agama di Ambon Dukung 8 Polisi yang Merotangi Warga agar Menggunakan Masker
Ilustrai masker. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya dipukul dengan rotan oleh polisi. Namun, saya tidak pernah merasakan sakit akibat hal itu. Peringatan, polisi itu membuat saya kini selalu memakai masker, karena baik untuk diri sendiri maupun orang lain," katanya.

PKL lain, Arman Slamat (20) menambahkan, tindakan yang dilakukan oleh para polisi itu membuat dia sadar bahaya Covid-19 ini.

"Dari awal kami anggap biasa walaupun tidak memakai masker. Saya tetap berjualan kelapa seperti biasa. Namun, setelah ditegur dan dirotangi, Alhamdulillah sampai saat ini selalu menggunakan masker," ujarnya.

Dia justru heran, karena delapan anggota polisi itu tidak pernah lagi ada di Pasar Mardika untuk menertibkan mereka yang tidak menggunakan masker.

Dukungan serupa datang dari tokoh agama Maluku. Mantan Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Wilayah (PGIW) Maluku, Pdt John Ruhulessin maupun Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo mendukung tindakan anggota polisi menertibkan PKL yang tidak memakai masker.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut