Pilkada Serentak 4 Kabupaten, Kapolda Maluku Ingatkan Kerawanan Covid-19
"Di dua kabupaten terdekat SBT dan Bursel telah disiapkan personil TNI-Polri, Brimob, Linmas, sedang terkait jarak direncanakan H-3 sudah dimulai pergeseran pasukan ke Kepulauan Aru dan Kabupaten MBD yang terjauh," kata kapolda.
Dia juga memastikan sesuai amanah undang-undang dalam melaksanakan pengamanan, anggota Polri harus bersikap netral. Sanksi akan diberikan apabila ada anggota yang tidak netral dalam pelaksanaan pemilu.
Sementara itu, Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Murad Ismail yang juga hadir dalam rakor, mengapresiasi kerja KPU yang akan menggelar pilkada serentak meski
dalam kondisi pandemi Covid-19.
"Meski sedang pandemi, KPU tetap bekerja itu luar biasa," ujar Murad.
Dia juga mengingatkan aparat keamanan untuk mewaspadai adanya isu-isu yang dapat menimbulkan potensi konflik. Di antaranya isu pencalonan, politik uang, netralitas ASN, dan hoaks.
Sementara Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun menyebutkan, adanya teknis pelaksanaan yang berbeda karena pilkada serentak digelar dalam kondisi pandemi Covid-19. Di antaranya pemberitahuan kepada pemilih akan diatur waktu kedatangan untuk mengurangi kerumunan di TPS.