Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lansia di Pekanbaru Ternyata Tewas Dibunuh Menantu Perempuan, Ini Motifnya
Advertisement . Scroll to see content

Lebih dari 2.000 Pelayan Publik dan Lansia di Malra Sudah Divaksin Tahap I

Kamis, 29 April 2021 - 08:39:00 WIB
Lebih dari 2.000 Pelayan Publik dan Lansia di Malra Sudah Divaksin Tahap I
Bupati Malra, M Thaher Hanubun saat pencanangan vaksinasi tahap kedua bagi pelayan publik dan lansia di Elat, Kei Besar, Rabu (28/4/2021). (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara Kajari Tual, Dicky Dermawan mengaku tidak mengalami persoalan setelah divaksin. Dia juga menyerukan agar masyarakat ikut porgram vaksinasi.  

“Saya tidak merasakan masalah seperti gatal-gatal, gila, atau lainnya, maka saya ajak kita semua untuk mau ikut divaksin," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Malra, Katrintje Nonanubun mengatakan, vaksinasi ditujukan untuk membangun kekebalan terhadap Covid-19. Selain itu juga diharapakan dapat menurunkan angka kematian akibat penyakit tersebut.

"Perlu diingat bahwa protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan harus terus diterapkan sekali pun kita sudah divaksin," katanya.

Di Malra, jumlah warga yang terserang Covid-19 sejak Maret 2020 hingga kini sebanyak 240 orang. Rinciannya 224 orang sudah sembuh, sembilan orang meninggal dunia, dan sisanya masih menjalani perawatan dan karantina.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut