Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Balita 3 Tahun di Karawang Diduga Dicabuli Ayah Kandung, Ibu Cari Nafkah di Arab Saudi
Advertisement . Scroll to see content

Korban Dugaan Kekerasan Seksual Bupati Malra Cabut Laporan dan Menghilang, Ada Apa?

Kamis, 14 September 2023 - 15:28:00 WIB
Korban Dugaan Kekerasan Seksual Bupati Malra Cabut Laporan dan Menghilang, Ada Apa?
Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M Roem Ohoirat. (Foto : Humas Polda Maluku)
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya agar kasus ini dapat berjalan, pelapor diminta kooperatif memberikan keterangan selama penyelidikan kasus berjalan.

"Semua tergantung pelapor, dan kita berharap yang bersangkutan koperatif," ucapnya.

Sebelumnya, perkara ini dilaporkan pelapor selaku korban berinisial TSA (21) di SPKT Polda Maluku 1 September lalu. Penyidik ditreskrimum juga telah gelar perkara kasus ini dipimpin Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Hutagaol.

Namun pada tanggal 6 September, penyidik juga menerima surat permohonan pencabutan laporan polisi dari pelapor TSA. Kendati demikian, proses penyelidikan terus berjalan. Penyidik yang mencari keberadaan pelapor menerima informasi dari keluargnya apabila pelapor bersama ayahnya sudah berada di Ternate.

Dengan kondisi tersebut, penyidik memiliki sejumlah kendala di antaranya belum diperiksanya para saksi termasuk pemeriksaan tambahan kepada pelapor. Mereka tidak memenuhi undangan wawancara yang kerap dilayangkan penyidik.

Polda Maluku sedari awal ingin mengungkap kasus ini secara terang benderang. Namun Polda juga menyayangkan pelapor mencabut laporannya dan sudah tidak lagi kooperatif dalam proses-proses hukum yang sementara berjalan.

“Penyidik tetap menghormati hak pelapor tetapi seharusnya kooperatif karena pelapor sendiri yang mengangkat kasus dan melaporkan secara resmi untuk ditindaklanjuti dan kemudian menjadi sorotan masyarakat luas," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut