Khutbah Idul Adha Singkat: Berkurban untuk Meraih Kebahagiaan Hakiki
Pengorbanan yang tulus dari sosok kholilullah Nabi Ibrahim as bersama keluarganya ini dijadikan oleh Allah Swt sebagai patron untuk menjadi tauladan bagi seluruh ummat manusia sepanjang zaman.
Hal ini diakui dan dinyatakan sendiri oleh Allah Swt dalam sebuah firman-Nya:
قَدْ كَانَتْ لَكُمْ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِيْٓ اِبْرٰهِيْمَ وَالَّذِيْنَ مَعَهٗۚ
Artinya: Sungguh adalah bagi kamu menjadi contoh teladan yang baik tentang kehidupan Ibrahim dan orang-orang yang bersamanya". (QS. Al Mumtahanah: 4).
Semangat berkurban yang tulus yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim a.s yaitu ketika ia diperintahkan untuk mengorbankan (menyembelih) puteranya yang tercinta, lsma'il.
Padahal lsma'il itu dianugerahkan oleh Allah kepada Nabi Ibrahim a.s ketika ia telah mencapai usia lanjut ( dalam suatu riwayat usianya 8o tahun), dan telah lama sekali mendambakan keturunan.