Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Ibu Erupsi, Muntahkan Kolom Abu Tebal Setinggi 800 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Kerajaan Tidore, Sejarah dan Masa Keemasan Kerajaan Bercorak Islam Terbesar di Maluku

Rabu, 05 Oktober 2022 - 06:10:00 WIB
Kerajaan Tidore, Sejarah dan Masa Keemasan Kerajaan Bercorak Islam Terbesar di Maluku
Pemandangan Kedaton Kesultanan Tidore, Kota Tidore, Maluku Utara. (ANTARA/HO-Dokumentasi EcoNusa oleh Kasan Kurdi)
Advertisement . Scroll to see content

Sepeninggal Sultan Jamaluddin, Kesultanan Tidore dipimpin oleh Sultan Al Mansur (1512-1526). Kala itu, pengaruh asing mulai masuk ke Maluku Utara, termasuk Tidore. Tidore kedatangan bangsa Spanyol yang diterima dengan baik.

Masa Kejayaan Kerajaan Tidore 

Sultan Nuku merupakan salah satu Raja Tidore yang berhasil membawa Kerajaan Tidore menuju puncak kejayaan (1797-1805 M). Pada saat periode ini wilayah kekuasaan melebar dan berkembang ke sebagian besar Pulau Halmahera, Pulau Buru, Pulau Seram dan kawasan Papua bagian barat.

Dengan struktur pemerintahan yang teratur, Kerajaan Tidore memiliki kehidupan politik yang mapan. Selain itu, Sultan Nuku dikenal paling gigih dan sukses melawan Belanda. Selama bertahun-tahun, ia berusaha mengusir para penjajah dari seluruh Kepulauan Maluku. Bahkan Sultan Nuku berhasil menyatukan Tidore dengan Ternate untuk mengalahkan Belanda. 

Serangkaian perjuangan rakyat Maluku pun membuahkan hasil, ditandai dengan menyerahnya Belanda pada 21 Juni 1801 M. Dengan begitu, wilayah Ternate, Tidore, Bacan dan Jailolo kembali merdeka dari kekuasaan asing.

Peninggalan Sejarah Kerajaan Tidore

- Istana Kerajaan Tidore (Kadato Kie)

Istana Kerajaan Tidore atau Kadato Kie atau sering disebut Kedaton dibangun pada abad ke 15. Kedaton Sultan Tidore tinggal puing-puingnya saja dan beberapa bagian dinding benteng sudah dipugar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut