Jalur Rempah Akan Didaftarkan ke UNESCO sebagai Warisan Dunia
Setelah kesadaran terbangun, maka tahun berikutnya diharapkan banyak pihak termasuk lintas kementerian dan pemerintah daerah terlibat sesuai porsinya masing-masing. Baik untuk promosi paket pariwisata Jalur Rempah maupun peremajaan ladang-ladang rempah, termasuk mendorong industri obat herbal berbasis rempah-rempah asli Indonesia.
Ananto juga menambahkan, pemerintah sudah merencanakan untuk mengadakan pelayaran sebagai rekonstruksi perjalanan Jalur Rempah dari timur ke barat sampai ke sejumlah negara. Tentu dinarasikan dalam kacamata Indonesia-sentris.
"Tahun ini sebetulnya akan pelayaran rekonstruksi jalur dengan menggunakan KRI Dewaruci dan ke KRI Bima Suci milik TNI, tetapi dibatalkan karena pandemi Covid-19. Mudah-mudahan tahun 2021 bisa terlaksana," katanya.
Editor: Umaya Khusniah