Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 58 WNA Dideportasi dari Medan, asal India hingga Belanda
Advertisement . Scroll to see content

Imigrasi Ambon Deportasi 14 WNA, Terbanyak asal Filipina

Selasa, 18 September 2018 - 14:22:00 WIB
Imigrasi Ambon Deportasi 14 WNA, Terbanyak asal Filipina
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id – Kantor Imigrasi Kelas I Ambon selama periode Januari hingga Agustus 2018 telah mendeportasi 14 warga negara asing (WNA). Mereka yakni berasal dari Filipina, Myanmar dan Jepang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Ambon Budi Prayitno mengatakan, kebanyakan dari mereka merupakan eks nelayan tradisional, terutama WNA Filipina yang memang tidak memiliki dokumen sama sekali.

"Jadi selama periode Januari-Agustus, Kantor Imigrasi Ambon memulangkan 14 WNA. Masing-masing satu orang asal Myanmar dan Jepang, sedangkan 12 lainnya Filipina," kata Prayitno, Selasa (18/9/2018).

Sementara warga Myanmar yang dipulangkan rata-rata mantan anak buah kapal nelayan yang memiliki surat pernyataan semacam buku pelaut dari pemerintah Thailand. Karena memang saat mereka bekerja rata-rata dari Thailand.

"Hasil pemeriksaan, mereka ini nelayan asal Thailand berdasarkan buku pelaut yang ada. Tetapi dokumen jati diri dan sebagainya mereka ini warga negara asal Myanmar yang kebetulan kerja di Thalinad," ujarnya.

Kemudian WNA asal Jepang yang dipulangkan beberapa waktu lalu sebenarnya bukan pekerja laut, tetapi pembuatan ikan kayu yang masuk melalui Kota Malang, Jawa Timur. Dia datang ke Ambon dengan harapan mendapat surat perizinan dari Dinas Perindustrian, ternyata setelah dua tahun yang bersangkutan tidak pernah melapor ke instansi pemerintah tersebut.

Budi melanjutkan, proses pemulangan terkait WNA asal Filipina melalui kerja sama dengan pihak kedutaan, sedangkan asal Myanmar ditangani pihak IOM.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut