Duduk Perkara Mendagri Tito Sebut Jenazah Covid-19 Lebih Baik Dibakar
Karena itu, Mendagri mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan dirinya mengharuskan jenazah pasien Covid-19 dibakar untuk membunuh virus tersebut.
"Ada media yang memotong, sepotong saja. Bahkan ada kata- kata yang diluar apa yang saya katakan yaitu Jenazah Covid-19 harus dibakar. Saya tidak pernah mengatakan seperti itu, tidak pernah," ungkap Tito.
Mendagri pun meminta polemik terkait pernyataan ini diakhiri dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Karena pernyataan terkait perlakukan terhadap jenazah yang terinfeksi Covid-19 dikembalikan pada protokol kesehatan dan penanganan sesuai keyakinan (akidah) setiap agama.
Mendagri meminta agar pemberitaan jika dimuat di media jangan dipotong-potong sehingga kehilangan konteks.
"Masyarakat akhirnya melihat sepotong dan berpikir saya mengharuskan cara penanganan jenazah dibakar, tentu tidak. Saya kira teman-teman yang ikut webinar saat itu memahami betul jika membaca konteks secara keseluruhan," ujarnya.
Editor: Kastolani Marzuki